Kemalasan dan Alasan demi Alasan
"Saya cuma pensiunan. Saya cuma PNS. Saya cuma ibu rumahtangga. Saya cuma mahasiswa. Saya dari kampung. Saya masih terlalu muda. Saya nggak punya pengalaman. Saya nggak punya modal." Familier? ya.....biasanya itulah alasan-alasan yang terdengar saat kita mengajak orang-orang untuk memulai usaha. Mungkin saja alasan-alasan itu benar. Tapi aslinya, itu pembenaran. Ya, pembenaran. Lihatlah. Apakah ada pensiunan dan PNS yang sukses sebagai pengusaha ? Ada. Banyak. Apakah ada IRT dan mahasiswa yang sukses sebagai pengusaha? Ada. Banyak. Ternyata, yang mereka munculkan itu cuma alasan-alasan (excuse) dan kemalasan. Suda h saatnya kita memiliki tekad yang kuat sebagai pengusaha. T-e-k-a-d. Kabar baiknya, tekad yang kuat insya Allah bisa mengalahkan alasan-alasan dan kemalasan. Siap? Jujur aja. Dari segi ekonomi dan bisnis, umat Islam di Tanah Air benar-benar tertinggal saat ini. Ter-ting-gal. Dan repotnya sebagian besar umat Islam belum sadar. Pingsan-kah? Kita hitung sama...