Postingan

Menampilkan postingan dengan label manusia

Manusia Banyak Mau nya

Sebagai manusia, hamba Tuhan. Kita ini terlalu banyak maunya, hingga terkadang tak mampu mensyukuri apa yang sudah ada.  Sesungguhnya para ulama mengatakan: “I man itu terdiri atas dua perkara, separuhnya SABAR , dan separuhnya yang lain adalah SYUKUR . ” Di antara hal yang membantu kita untuk pandai bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala yaitu merenungkan bahwasanya nikmat Allah kepada kita sangatlah banyak...sampai-sampai kita gak akan pernah sampai bisa menghitung nikmat itu. Nikmat iman, nikmat sehat, nikmat keluarga, nikmat memiliki keturunan, nikmat teman yang baik, nikmat keamanan, nikmat ketenteraman, nikmat jabatan, nikmat sempat dan segala nikmat apa pun yang kita rasakan semuanya berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. “ Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya .”  (QS. An-Nahl : 18) Di antara nikmat BATIN yang Allah berikan adalah nikmat seperti  ketenteraman dan nikmat kebahagiaan.  Betapa sering kita mera...

Empat Macam Manusia di dunia ini

Menurut Syeikh Qodir Jailani ada 4 macam manusia: 1. Orang yang tidak berlisan dan tidak berhati ; Ini adalah tipe orang durhaka, lalai, dan jahil. Hati-hatilah jangan sampai anda seperti mereka dan jangan bergaul bersama mereka, sebab mereka layak mendapat azab. 2. Orang yang berlisan tapi tidak berhati ; Perkataan orang seperti ini mengandung hikmah tetapi ia sendiri tidak mengamalkannya. Ia mengajak manusia kepada Allah, sementara ia sendiri menjauhi Allah. Jauhilah mereka supaya Anda tidak tertipu oleh keindahan perkataan mereka yang bisa membuat diri Anda terbakar oleh api kemaksiatan mereka atau terjerumus oleh kebusukan hati mereka.   3. Orang yang berhati tapi tidak berlisan ; Ini adalah tipe orang mukmin yang disembunyikan Allah Swt. dari pandangan makhluk-Nya. Allah Swt. Menerangi hatinya dan membuka mata hatinya hingga dapat melihat kekurangan dirinya sendiri, serta mengenalkan kepadanya petaka banyak bergaul dengan manusia dan bencana banyak bicara. Orang in...